Abstrak Keterbatasan peralatan seperti Radar Cuaca, Radio Sonde, dan Pilot Balon menjadi kendala utama bagi prakirawan di beberapa Stasiun Meteorologi wilayah Kalimantan Tengah untuk membuat prakiraan cuaca jangka pendek maupun jangka panjang, untuk itu diperlukan model cuaca numerik. Model tersebut tidak mampu menyelesaikan proses-proses yang muncul dalam sebuah kotak grid sehingga diperluk…
Abstrak Pada tanggal 21 Februari 2015, berdasarkan laporan BPBD Bali telah dilaporkan bahwa terjadi banjir di wilayah Denpasar. Pulau Bali merupakan pulau berbatasan langsung dengan laut. Hal ini mempengaruhi kondisi cuaca di Pulau Bali karena adanya sirkulasi diurnal angin laut dan angin darat karena adanya perbedaan panas antara lautan dan daratan yang mempengaruhi pertumbuhan awan hujan y…
Abstrak Analisis hujan lebat di Bengkulu (studi kasus 27 Agustus 2014) dikaji faktor skala global, skala regional dan skala meso/lokal. Dengan menggunakan hasil keluaran WRF ARW resolusi 3 km di analisis kondisi atmosfer antara lain: Mean Sea Level Pressure, Angin lapisan 850, Moisture Transport, Vertical Windshear (VWS), angin permukaan, CAPE, Divergensi dan vortisitas. Hujan lebat akibat de…
INTISARI Nanik Tresnawati Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Pada tanggal 03 Maret 2013 tercatat hujan sebesar 106,0 mm dari pengamatan yang dilakukan di Stasiun Meteorologi Lekunik. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui inisialisasi pengolahan data yang mendekati atau dapat menggambarkan kondisi atmosfer cuaca pada saat kejadian hujan ekstrim dengan memanfaatkan model WR…
Intisari Nias memiliki pola curah hujan ekuatorial yang mengakibatkan terjadinya hujan hampir di sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Dengan keadaan ini, sering terjadi gangguan terhadap jadwal penerbangan pada bandara Binaka Gunungsitoli Nias. Maka diperlukan suatu metode yang dapat meningkatkan akurasi analisis dan prediksi cuaca yang lebih baik, dalam kasus ini adalah analisis dan prediksi…
Abstrak Weather Research and Forecasting – Advanced Research (WRF-ARW) merupakan model simulasi cuaca skala meso yang cocok untuk aplikasi dengan luas dari satuan sampai ribuan meter. Provinsi Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Laut Natuna dan Selat Karimata di sebelah barat dan dengan Laut Jawa di sebelah selatan. Karena letak geografisnya yang berada di sepanjang ekuator dan ber…
ABSTRAK Informasi terjadi hujan lebat sangat diperlukan untuk peringatan dini bagi masyarakat. Dalam upaya memperoleh model yang baik untuk prediksi hujan lebat di Tanjung Pandan dilakukan percobaan dengan model WRF-ARW untuk mensimulasikan kejadian hujan lebat pada periode musim kemarau ( kasus 15 Agustus 2013) dan kejadian hujan lebat pada periode musim hujan ( kasus 30 November 2014). Simul…
Pada tanggal 3 Februari 2014, hujan dengan durasi panjang melanda wilayah Kota Semarang. Menyebabkan sebagian wilayah Kota Semarang dilanda banjir, dengan jumlah curah hujan 24 jam terukur 112 mm. Prakiraan cuaca merupakan suatu kegiatan dalam memprakirakan perubahan kondisi atmosfer di masa mendatang. Pemodelan cuaca numerik merupakan model cuaca yang digunakan dalam memprediksi dan memperhitu…
Abstrak Selat Sunda berada di wilayah yang sangat strategis, terletak di antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa Negara Indonesia. Lokasi Selat Sunda berada di iklim maritim tropis sehingga berpotensi untuk tumbuhnya awan-awan Cumulonimbus cukup tinggi. Angin kencang yang berasal dari downburst awan Cumulonimbus berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut yang dapat mempengaruhi kelancaran …
Abstrak Telah terjadi angin kencang di Palangkaraya tanggal 19 Februari 2013 dan 8 Desember 2014 dengan kecepatan >30 knots. Dilakukan penelitian tentang kemampuan model cuaca numerik WRF-ARW dalam menganalisis dan memprediksi kejadian cuaca ekstrim (angin kencang) serta mengetahui skema parameterisasi radiasi yang sesuai dengan uji skema parameterisasi di daerah Palangkaraya. Dari hasil penel…
Abstrak Radar Gematronik di Selaparang, Lombok menampilkan citra barisan awan yang diidentifikasi sebagai squall line pada tanggal 21 Pebruari 2015 mulai pukul 02.03 UTC hingga 06.03 UTC. Dengan mengoptimalkan produk radar Gematronik dapat diketahui struktur dan karakteristik awan badai serta prediksi dampak dari sistem tersebut pada pulau Lombok. Sistem memiliki panjang 276 km dengan luas …
Abstrak – Pada tanggal 24 Desember 2013 dan 17 Desember 2014 di wilayah Bima telah terjadi hujan dengan intensitas lebat. Mengingat kejadian ini telah menimbulkan tingkat kerugian yang cukup besar dan ada kemungkinan untuk terulang kembali, maka kajian tentang hal ini perlu dilakukan guna mengetahui kondisi atmosfer di wilayah tersebut berdasarkan hasil luaran model WRF. Data yang digunakan a…
Sistem angin lokal terjadi setiap hari secara reguler dan kontinyu, seperti halnya yang terjadi di daerah Luwu Utara yang terletak antara teluk Bone dan pegunungan. Topografi yang demikian menyebabkan variasi lokal di wilayah tersebut sehingga memiliki pola cuaca yang khas. Dengan menggunakan Weather Research and Forecasting - Advanced Research WRF (WRF-ARW), dilakukan penelitian untuk mempe…
Abstrak Fenomena keberadaan squall lines sangat berbahaya untuk penerbangan karena terdapat wind shears yang kuat di dalam awan yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yakni dengan melakukan eksperimen terhadap simulasi feomena squall lines dengan model WRF-ARW lalu membandingkan dengan data observasi radar di wilayah Balikpapan. Data yang digunakan da…
ABSTRAK Gorontalo merupakan salah satu daerah dengan letak geografis dekat dengan garis ekuator sebelah utara Indonesia tengah, yang memiliki tipe iklim basah serta pola musim hujan ekuatorial dengan puncak berada pada bulan Mei dan November (BMKG Gorontalo, 2014). Gangguan cuaca yang mempengaruhi wilayah Gorontalo dan sekitarnya adalah gangguan cuaca skala global hingga lokal. Salah satu gang…
ABSTRAK KAJIAN KONDISI ATMOSFER KEJADIAN HUJAN LEBAT TANGGAL 11 JUNI 2014 DI LUWUK MENGGUNAKAN OUTPUT MODEL WRF Oleh YUWARIT TRIUKE 14.14.0035 Kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 11 Juni 2014 di Luwuk, Sulawesi Tengah dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisis dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana…
Kajian Awal Persamaan Prediksi Percepatan Tanah di Zona Subduksi Wilayah Bali dan Sekitarnya Oleh VIBRIANA SEPTA RINI 34.14.0032 Pada umumnya nilai percepatan tanah hanya dipengaruhi oleh magnitudo, kedalaman, dan jarak hiposenter. Penelitian yang mempertimbangkan periode dominan serta tipe gempabumi di zona subduksi berupa tipe intraslab dan tipe interface belum umum diterapkan di Indonesi…
INTISARI Performa Model WRF-ARW dalam Memprediksi Hujan Lebat di Pangkalan Bun (Studi Kasus : 11 November 2013 dan 01 Februari 2015) Oleh YOLANDA PRAMITA DESTYAGANI 14.14.0034 Pada tanggal 11 November 2013 dan 01 Februari 2015 terjadi hujan dengan intensitas 152,8 mm dan 109,0 mm di Pangkalan Bun. Menurut KEP.009 Tahun 2010, kedua hujan berkategori hujan sangat lebat yang termasuk dalam …
INTISARI PREDISKI KONDISI ATMOSFER MENGGUNAKAN MODEL WRF-ARW DI WILAYAH LABUHA (Studi Kasus Hujan Lebat Tanggal 20 Juli, 31 Juli, dan 5 Agustus 2013) oleh RIFKI PRIANSYAH JASIN 14.14.0028 Kejadian cuaca ekstrim berupa hujan lebat pada tanggal 21 Juli, 31 Juli dan 5 Agustus di wilayah Labuha cukup memberikan permasalahan dalam kehidupan masyarakat sekitar, oleh karena itu perlu diadakan…