Abstrak Radar Gematronik di Selaparang, Lombok menampilkan citra barisan awan yang diidentifikasi sebagai squall line pada tanggal 21 Pebruari 2015 mulai pukul 02.03 UTC hingga 06.03 UTC. Dengan mengoptimalkan produk radar Gematronik dapat diketahui struktur dan karakteristik awan badai serta prediksi dampak dari sistem tersebut pada pulau Lombok. Sistem memiliki panjang 276 km dengan luas …
Abstrak – Pada tanggal 24 Desember 2013 dan 17 Desember 2014 di wilayah Bima telah terjadi hujan dengan intensitas lebat. Mengingat kejadian ini telah menimbulkan tingkat kerugian yang cukup besar dan ada kemungkinan untuk terulang kembali, maka kajian tentang hal ini perlu dilakukan guna mengetahui kondisi atmosfer di wilayah tersebut berdasarkan hasil luaran model WRF. Data yang digunakan a…
Sistem angin lokal terjadi setiap hari secara reguler dan kontinyu, seperti halnya yang terjadi di daerah Luwu Utara yang terletak antara teluk Bone dan pegunungan. Topografi yang demikian menyebabkan variasi lokal di wilayah tersebut sehingga memiliki pola cuaca yang khas. Dengan menggunakan Weather Research and Forecasting - Advanced Research WRF (WRF-ARW), dilakukan penelitian untuk mempe…
Abstrak Fenomena keberadaan squall lines sangat berbahaya untuk penerbangan karena terdapat wind shears yang kuat di dalam awan yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yakni dengan melakukan eksperimen terhadap simulasi feomena squall lines dengan model WRF-ARW lalu membandingkan dengan data observasi radar di wilayah Balikpapan. Data yang digunakan da…
ABSTRAK Gorontalo merupakan salah satu daerah dengan letak geografis dekat dengan garis ekuator sebelah utara Indonesia tengah, yang memiliki tipe iklim basah serta pola musim hujan ekuatorial dengan puncak berada pada bulan Mei dan November (BMKG Gorontalo, 2014). Gangguan cuaca yang mempengaruhi wilayah Gorontalo dan sekitarnya adalah gangguan cuaca skala global hingga lokal. Salah satu gang…
ABSTRAK KAJIAN KONDISI ATMOSFER KEJADIAN HUJAN LEBAT TANGGAL 11 JUNI 2014 DI LUWUK MENGGUNAKAN OUTPUT MODEL WRF Oleh YUWARIT TRIUKE 14.14.0035 Kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 11 Juni 2014 di Luwuk, Sulawesi Tengah dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisis dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana…
Kajian Awal Persamaan Prediksi Percepatan Tanah di Zona Subduksi Wilayah Bali dan Sekitarnya Oleh VIBRIANA SEPTA RINI 34.14.0032 Pada umumnya nilai percepatan tanah hanya dipengaruhi oleh magnitudo, kedalaman, dan jarak hiposenter. Penelitian yang mempertimbangkan periode dominan serta tipe gempabumi di zona subduksi berupa tipe intraslab dan tipe interface belum umum diterapkan di Indonesi…
INTISARI Performa Model WRF-ARW dalam Memprediksi Hujan Lebat di Pangkalan Bun (Studi Kasus : 11 November 2013 dan 01 Februari 2015) Oleh YOLANDA PRAMITA DESTYAGANI 14.14.0034 Pada tanggal 11 November 2013 dan 01 Februari 2015 terjadi hujan dengan intensitas 152,8 mm dan 109,0 mm di Pangkalan Bun. Menurut KEP.009 Tahun 2010, kedua hujan berkategori hujan sangat lebat yang termasuk dalam …
INTISARI PREDISKI KONDISI ATMOSFER MENGGUNAKAN MODEL WRF-ARW DI WILAYAH LABUHA (Studi Kasus Hujan Lebat Tanggal 20 Juli, 31 Juli, dan 5 Agustus 2013) oleh RIFKI PRIANSYAH JASIN 14.14.0028 Kejadian cuaca ekstrim berupa hujan lebat pada tanggal 21 Juli, 31 Juli dan 5 Agustus di wilayah Labuha cukup memberikan permasalahan dalam kehidupan masyarakat sekitar, oleh karena itu perlu diadakan…
ABSTRAK UJI SENSITIVITAS PARAMETERISASI KUMULUS MODEL WRF-ARW (Studi Kasus Hujan Lebat di Aceh tanggal 24 Desember 2014) Pada tanggal 24 Desember 2014 terjadi hujan lebat dengan curah hujan dalam satu hari nya mencapai 185 mm di Sabang dan 75,9 mm di Banda Aceh. Variabilitas kondisi atmosfer pada daerah Aceh (Sabang dan Banda Aceh) yang tinggi mengakibatkan kesulitan dalam simulasi cuaca…
INTISARI Uji Sensitivitas Model Numerik WRF-ARW pada Simulasi Hujan Lebat di Pekanbaru (Studi Kasus Tanggal 7 Maret 2015) Oleh TRI PURYANTI 14.14.0065 Kejadian hujan lebat yang terjadi di wilayah Kota Pekanbaru pada tanggal 7 Maret 2015 cukup menarik perhatian. Kejadian tersebut merupakan hujan lebat pertama setelah sebelumnya Kota Pekanbaru dilanda cuaca panas dengan suhu udara yang …
model WRF-ARW
INTISARI Kajian Model WRF-ARW Terhadap Prediksi Cuaca di Wilayah Kalimantan Tengah Oleh RAHMAT WAHIDIN ABDI 14.14.0024 Keterbatasan peralatan seperti Radar Cuaca, Radio Sonde, dan Pilot Balon menjadi kendala utama bagi prakirawan di beberapa Stasiun Meteorologi wilayah Kalimantan Tengah untuk membuat prakiraan cuaca jangka pendek maupun jangka panjang, untuk itu diperlukan model cuaca num…
INTISARI Kajian Angin Lokal di Palu dengan menggunakan Model Weather Research and Forecasting-Advanced Research WRF (WRF-ARW) Oleh Santy Wulandari 14.14.0063 Penelitian ini betujuan untuk mendapatkan sebuah gambaran/ karakteristik sirkulasi angin lokal di Palu, pengaruh dari topografi yang kompleks serta melihat kemampuan model WRF dalam mensimulasikan sirkulasi angin lokal. Analisis d…
INTISARI SIMULASI ANGIN LAUT TERHADAP PEMBENTUKAN AWAN KONVEKTIF DI PULAU BALI MENGGUNAKAN WRF-ARW (STUDI KASUS 20-22 FEBRUARI 2015) Oleh : Rahma Fauzia Yushar 14.14.0023 Pada tanggal 21 Februari 2015, berdasarkan laporan BPBD Bali telah dilaporkan bahwa terjadi banjir di wilayah Denpasar. Pulau Bali merupakan pulau berbatasan langsung dengan laut. Hal ini mempengaruhi kondisi cuac…
INTISARI KAJIAN SUMATERA SQUALL DENGAN WRF-ARW (STUDI KASUS DI BATAM TANGGAL 12 JUNI 2014 DAN 28 NOVEMBER 2013) Oleh Nizam Mawardi NPT. 14.14.0022 Squall line adalah barisan awan Cumulonimbus yang memanjang beberapa puluh kilometer hingga ratusan kilometer. Squall line menyebabkan hujan lebat dan angin kencang. Salah satu contoh squall line di wilayah tropis adalah Sumatera Squall yan…
INTISARI Simulasi Mesoscale Convective System Menggunakan Model WrfArw Di Makassar (Studi Kasus Tanggal 6 & 8 Desember 2014) Oleh RAMADHAN NURPAMBUDI 14.14.0060 Mesoscale Convective System (MCS) banyak aktif Di Benua Maritim seperti Asia Tenggara khususnya Indonesia. Fenomena ini mampu menghasilkan area awan Cumulonimbus yang luas (ratusan hingga ribuan km) dengan masa hidup yang lebih …
INTISARI Prediksi Awan Cumulonimbus Menggunakan Indeks Stabilitas Keluaran Model WRF – ARW di Stasiun Meteorologi Muhammad Salahuddin Bima Oleh PUTERI PERMATA SANI 14.14.0058 Awan Cumulonimbus (Cb) banyak aktif di Wilayah Indonesia yang terletak di daerah tropis. Awan ini sangat berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan dalam dunia penerbangan. Data Rason memiliki akurasi yang cukup…
KAJIAN HUJAN LEBAT MENGGUNAKAN MODEL WRF-ARW (STUDI KASUS TANGGAL 3 MARET 2013 DI ROTE - NTT) INTISARI Oleh Nanik Tresnawati NPT. 14.14.0020 Pada tanggal 03 Maret 2013 tercatat hujan sebesar 106,0 mm dari pengamatan yang dilakukan di Stasiun Meteorologi Lekunik. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui inisialisasi pengolahan data yang mendekati atau dapat menggambarkan kondisi atmosfer cuac…