INTISARI Simulasi Kejadian Hujan Lebat Menggunakan Model WRF-ARW (Studi Kasus Tanggal 5 Januari 2013 di Maros, Sulawesi Selatan) Oleh NOOR JANNAH INDRIYANI 14.14.0056 Fenomena hujan lebat bahkan diikuti dengan banjir merupakan salah satu fenomena cuaca yang sering terjadi di Indonesia. Pada tanggal 5 Januari 2013 telah terjadi hujan lebat bahkan diikuti dengan banjir di sebagian besar w…
INTISARI Kajian Interaksi Aktivitas Konvektif Angin Darat dan Angin Laut Menggunakan WRF-ARW di Kalimantan Barat Oleh MEGA FITRIYAWITA 14.14.0017 Angin darat dan angin laut terdapat di kawasan yang berdekatan dengan pantai, terjadi akibat perbedaan suhu udara di atas daratan dan lautan. Weather Research and Forecasting – Advanced Research (WRF-ARW) merupakan model simulasi cuaca skal…
ABSTRAK ANALISA DINAMIKA ATMOSFER SAAT KEJADIAN HUJAN LEBAT MENGGUNAKAN SIMULASI MODEL WRF-ARW (STUDI KASUS BENGKULU TANGGAL 27 AGUSTUS 2014) Oleh Muhammad Fajar Handoyo 14.14.0053 Analisis hujan lebat di Bengkulu (studi kasus 27 Agustus 2014) dikaji faktor skala global, skala regional dan skala meso/lokal. Dengan menggunakan hasil keluaran WRF ARW resolusi 3 km di analisis kondisi atm…
INTISARI Analisis dan Simulasi Sebaran Api Kebakaran Hutan Menggunakan WRF-Fire (OOAAAe Oleh MAULANA SYARIF NPT. 14.14.0051 Indonesia merupakan negara kepulauan dengan iklim tropis yang memiliki hutan hampir disetiap pulau. Hutan ini sangat penting fungsinya untuk ekosistem bagi habitat hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya. Kerusakan hutan berdampak akan munculnya bencana sepert…
INTISARI UJI SENSITIVITAS MODEL WRF TERHADAP PRAKIRAAN HUJAN DI NIAS Oleh KISSCHA CHRISTINE NATALIA SIAGIAN 14.14.0048 Nias memiliki pola curah hujan ekuatorial yang mengakibatkan terjadinya hujan hampir di sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Dengan keadaan ini, sering terjadi gangguan terhadap jadwal penerbangan pada bandara Binaka Gunungsitoli Nias. Maka diperlukan suatu metode yang d…
ABSTRAK Informasi terjadi hujan lebat sangat diperlukan untuk peringatan dini bagi masyarakat. Dalam upaya memperoleh model yang baik untuk prediksi hujan lebat di Tanjung Pandan dilakukan percobaan dengan model WRF-ARW untuk mensimulasikan kejadian hujan lebat pada periode musim kemarau ( kasus 15 Agustus 2013) dan kejadian hujan lebat pada periode musim hujan ( kasus 30 November 2014). Simul…
ABSTRAK PRAKIRAAN CURAH HUJAN MODEL WRF-ARW (STUDI KASUS BANJIR SEMARANG 4 FEBRUARI 2014) Pada tanggal 3 Februari 2014, hujan dengan durasi yang cukup panjang melanda wilayah Kota Semarang yang menyebabkan sebagian wilayah Kota Semarang dilanda banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter, dengan jumlah curah hujan 24 jam terukur 112 mm. Prediksi atau prakiraan cuaca…
INTISARI Identifikasi Squall Line Menggunakan Radar Gematronik (Studi Kasus Radar Selaparang, 21 Pebruari 2015) Oleh ANGGI DEWITA 14.14.0038 Radar Gematronik di Selaparang, Lombok menampilkan citra barisan awan yang diidentifikasi sebagai squall line pada tanggal 21 Pebruari 2015 mulai pukul 02.03 UTC hingga 06.03 UTC. Dengan mengoptimalkan produk radar Gematronik dapat diketahui …
INTISARI Simulasi Kejadian Angin Laut dan Angin Darat di Teluk Bone dengan Menggunakan Model WRF-ARW Oleh AHMAD SHIRAT ABUBAKAR 14.14.0037 Secara umum, Indonesia sebagai negara maritim dengan topografi berpegunungan memiliki cuaca dan iklim yang dipengaruhi oleh sistem angin lokal seperti angin darat-laut. Sistem angin lokal ini terjadi setiap hari secara reguler dan kontinyu. Sepe…
INTISARI Pengaruh Awan Cumulonimbus Terhadap Tinggi Gelombang Laut di Selat Sunda Oleh HERNU CAHYA PRAWIRA NPT. 14.14.0010 Selat Sunda berada di wilayah yang sangat strategis, terletak di antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa Negara Indonesia. Lokasi Selat Sunda berada di iklim maritim tropis sehingga berpotensi untuk tumbuhnya awan-awan Cumulonimbus cukup tinggi. Angin kencang yang ber…
INTISARI PEMANFAATAN MODEL WRF-ARW UNTUK PREDIKSI CUACA EKSTRIM DI PALANGKARAYA (Studi Kasus Angin Kencang Tanggal 19 Februari 2013 dan 8 Desember 2014) oleh ERLYA AFRIANI 14.14.0008 Telah terjadi angin kencang di Palangkaraya tanggal 19 Februari 2013 dan 8 Desember 2014 dengan kecepatan >30 knots. Dilakukan penelitian tentang kemampuan model cuaca numerik WRF-ARW dalam menganalisis da…
SIMULASI DUA ANGIN LAUT MENGGUNAKAN PEMODELAN WRF-EMS TERHADAP KONDISI CUACA DI GORONTALO (STUDI KASUS BULAN NOVEMBER 2014) Oleh : Adinda Dara Vahada 14.14.0001 Bulan November merupakan salah satu puncak musim hujam di daerah Gorontalo. Gangguan cuaca yang mempengaruhi wilayah Gorontalo dan sekitarnya adalah gangguan cuaca skala global, seperti suhu muka laut, hingga skala lokal. Sal…
INTISARI KAJIAN HUJAN LEBAT DI WILAYAH BIMA MEMANFAATKAN MODEL WRF-ARW (STUDI KASUS TANGGAL 24 DESEMBER 2013 DAN 17 DESEMBER 2014) Oleh ANITA YULI ANDRIANI 14.14.0003 Pada tanggal 24 Desember 2013 dan 17 Desember 2014 di wilayah Bima telah terjadi hujan dengan intensitas lebat. Mengingat kejadian ini telah menimbulkan tingkat kerugian yang cukup besar dan ada kemungkinan untuk teru…
INTISARI INTERKOMPARASI DAN SIMULASI FENOMENA SQUALLINES DENGAN MODEL CUACA NUMERIK WRF-ARW (Studi Kasus Daerah Balikpapan Tanggal 30 Juni 2014) Oleh AGUNG HARI SAPUTRA 14.14.0002 Fenomena keberadaan squall lines sangat berbahaya untuk penerbangan karena terdapat wind shears yang kuat di dalam awan yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Model NWP (Numerical Weather Prediction) merupakan mod…
ABSTRAK Beberapa penelitan terdahulu menunjukan bahwa model WRF-EMS dapat menangkap tanda-tanda kejadian cuaca ekstrim. Dalam penelitian ini model WRF-EMS akan diuji skill-nya dalam menangkap kejadian cuaca ekstrim yang menyebabkan banjir di Samarinda pada tanggal 15 -16 Januari 2014. Sebagai data inisialisasi model digunakan data FNL yang diperoleh dari CISL RDA. Parameterisasi mikrofi…
Abstrak Kejadian hujan ekstrim pada 15 Juli 2013 di Kendari telah menyebabkan 10 kecamatan dan 64 kelurahan terendam banjir. Kejadian ini merupakan banjir yang terparah sepanjang sejarah kota Kendari. Kondisi fisis atmosfer pada daerah tropis sangat bervariasi yang mengakibatkan kesulitan simulasi cuaca pada daerah tropis begitu juga di wilayah Kendari. Oleh sebab itu dibutuhkan metode sim…
Abstark Proses pembentukan awan dan perkembangannya tidak lepas dari kecepatan vertikal udara yang menjadi salah satu pemicunya. Daerah yang banyak terdapat awan dan daerah yang terdapat awan konvektif seperti awan Cumulus dan Cumulonimbus sangat berkaitan dengan gerak vertikal udara ke atas, vortisitas yang membentuk gerakan siklonik, terjadinya konvergen di lapisan bawah dan adanya diverg…
Abstrak Clear Air Turbulence (CAT) adalah turbulensi yang tidak terjadi akibat kegiatan konvektif di luar lapisan batas planet. CAT menyebabkan kerugian bagi penerbangan seperti kecelakaan, kerusakan pesawat, kerugian bahan bakar, dan penundaan penerbangan. Penelitian ini mencoba melakukan simulasi kejadian CAT menggunakan model WRF-ARW. Studi kasus penelitian adalah kejadian turbulensi p…
ABSTRAK Kejadian cuaca ekstrim berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 1 November 2012 dan 19 Januari 2013 di Nanga Pinoh dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisa dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana kondisi atmosfer pada saat kejadian hujan lebat tersebut.Data yang dikumpulkan dalam penulisan ini diantaranya data FNL (Final…
ABSTRAK Pada tanggal 6 Januari 2013 Stasiun Meteorologi El Tari Kupang menakar jumlah curah hujan yang terjadi sebesar 193 mm sehingga menyebabkan banjir di wilayah kota Kupang. Tujuan penulisan untuk mengetahui gangguan cuaca yang menyebabkan banjir mulai dari sehari sebelum kejadian, saat terjadi dan sehari setelah kejadian dengan memanfaatkan model WRF ARW dalam mewakili gambaran ko…