INTISARI PEMANFAATAN MODEL WRF-ARW UNTUK PREDIKSI CUACA EKSTRIM DI PALANGKARAYA (Studi Kasus Angin Kencang Tanggal 19 Februari 2013 dan 8 Desember 2014) oleh ERLYA AFRIANI 14.14.0008 Telah terjadi angin kencang di Palangkaraya tanggal 19 Februari 2013 dan 8 Desember 2014 dengan kecepatan >30 knots. Dilakukan penelitian tentang kemampuan model cuaca numerik WRF-ARW dalam menganalisis da…
SIMULASI DUA ANGIN LAUT MENGGUNAKAN PEMODELAN WRF-EMS TERHADAP KONDISI CUACA DI GORONTALO (STUDI KASUS BULAN NOVEMBER 2014) Oleh : Adinda Dara Vahada 14.14.0001 Bulan November merupakan salah satu puncak musim hujam di daerah Gorontalo. Gangguan cuaca yang mempengaruhi wilayah Gorontalo dan sekitarnya adalah gangguan cuaca skala global, seperti suhu muka laut, hingga skala lokal. Sal…
INTISARI KAJIAN HUJAN LEBAT DI WILAYAH BIMA MEMANFAATKAN MODEL WRF-ARW (STUDI KASUS TANGGAL 24 DESEMBER 2013 DAN 17 DESEMBER 2014) Oleh ANITA YULI ANDRIANI 14.14.0003 Pada tanggal 24 Desember 2013 dan 17 Desember 2014 di wilayah Bima telah terjadi hujan dengan intensitas lebat. Mengingat kejadian ini telah menimbulkan tingkat kerugian yang cukup besar dan ada kemungkinan untuk teru…
INTISARI INTERKOMPARASI DAN SIMULASI FENOMENA SQUALLINES DENGAN MODEL CUACA NUMERIK WRF-ARW (Studi Kasus Daerah Balikpapan Tanggal 30 Juni 2014) Oleh AGUNG HARI SAPUTRA 14.14.0002 Fenomena keberadaan squall lines sangat berbahaya untuk penerbangan karena terdapat wind shears yang kuat di dalam awan yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Model NWP (Numerical Weather Prediction) merupakan mod…
ABSTRAK Beberapa penelitan terdahulu menunjukan bahwa model WRF-EMS dapat menangkap tanda-tanda kejadian cuaca ekstrim. Dalam penelitian ini model WRF-EMS akan diuji skill-nya dalam menangkap kejadian cuaca ekstrim yang menyebabkan banjir di Samarinda pada tanggal 15 -16 Januari 2014. Sebagai data inisialisasi model digunakan data FNL yang diperoleh dari CISL RDA. Parameterisasi mikrofi…
Abstrak Kejadian hujan ekstrim pada 15 Juli 2013 di Kendari telah menyebabkan 10 kecamatan dan 64 kelurahan terendam banjir. Kejadian ini merupakan banjir yang terparah sepanjang sejarah kota Kendari. Kondisi fisis atmosfer pada daerah tropis sangat bervariasi yang mengakibatkan kesulitan simulasi cuaca pada daerah tropis begitu juga di wilayah Kendari. Oleh sebab itu dibutuhkan metode sim…
Abstark Proses pembentukan awan dan perkembangannya tidak lepas dari kecepatan vertikal udara yang menjadi salah satu pemicunya. Daerah yang banyak terdapat awan dan daerah yang terdapat awan konvektif seperti awan Cumulus dan Cumulonimbus sangat berkaitan dengan gerak vertikal udara ke atas, vortisitas yang membentuk gerakan siklonik, terjadinya konvergen di lapisan bawah dan adanya diverg…
Abstrak Clear Air Turbulence (CAT) adalah turbulensi yang tidak terjadi akibat kegiatan konvektif di luar lapisan batas planet. CAT menyebabkan kerugian bagi penerbangan seperti kecelakaan, kerusakan pesawat, kerugian bahan bakar, dan penundaan penerbangan. Penelitian ini mencoba melakukan simulasi kejadian CAT menggunakan model WRF-ARW. Studi kasus penelitian adalah kejadian turbulensi p…
ABSTRAK Kejadian cuaca ekstrim berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 1 November 2012 dan 19 Januari 2013 di Nanga Pinoh dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisa dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana kondisi atmosfer pada saat kejadian hujan lebat tersebut.Data yang dikumpulkan dalam penulisan ini diantaranya data FNL (Final…
ABSTRAK Pada tanggal 6 Januari 2013 Stasiun Meteorologi El Tari Kupang menakar jumlah curah hujan yang terjadi sebesar 193 mm sehingga menyebabkan banjir di wilayah kota Kupang. Tujuan penulisan untuk mengetahui gangguan cuaca yang menyebabkan banjir mulai dari sehari sebelum kejadian, saat terjadi dan sehari setelah kejadian dengan memanfaatkan model WRF ARW dalam mewakili gambaran ko…
ABSTRAK Sumatera Utara memiliki letak geografis yang diapit oleh dua perairan yait Selat Malaka dan Samudra Hindia serta dilalui pegunungan bukit barisan yanmembentang dari utara hingga selatan. Kondisi ini yang nantinya sangat berpengaruerhadap pola dinamika cuaca di daerah tersebut. Pola distribusi curah hujan jugsangat dipengaruhi oleh kondisi topografi yang ada sehingga sangat sulit u…
ABSTRAK Hujan lebat yang terjadi di Pontianak tidak terlepas dari terdapatnya awan kumulus yang terbentuk, sehingga menjadi penting untuk mengetahui tingkat sensitifitas skema parameterisasi kumulus di dalam model WRF-ARW dalam merepresentasikan fenomena cuaca yang terjadi di Pontianak. Dalam penelitian ini dilakukan uji sensitifitas 5 skema parameterisasi kumulus dengan menggunakan em…