Hujan lebat terjadi di wilayah Bima dan sekitarnya pada hari Kamis tanggal 04 Februari 2016, dampak yang diakibatkan oleh hujan lebat ini adalah kerusakan dari rumah warga dan infrastruktur. Secara Topografis wilayah Kabupaten Bima sebagian besar merupakan dataran tinggi berstektur pegunungan sementara sisanya adalah dataran rendah. Selain itu sebagian besar wilayah pemukiman penduduk berada d…
Borneo vorteks merupakan salah satu fenomena sinoptik yang berupa sirkulasi siklonik yang terjadi di pantai barat pulau Kalimantan. Akitivitas monsun dingin Asia seringkali dikaitkan dengan kejadian Borneo vorteks ini, dimana disaat monsun Asia melewati Laut Cina Selatan dan bertemu dengan angin pasat tenggara ditambah dengan faktor topografi dari pulau Kalimantan maka terbentuklah pola sikloni…
Perumusan persamaan prediksi percepatan tanah dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor magnitudo, tipe gempabumi, kedalaman gempabumi, jarak dari sumber, serta keadaan lokal tanah. Persamaan prediksi percepatan tanah sangat berguna untuk studi bahaya seismik yang disebabkan oleh gempabumi. Penentuan persamaan prediksi percepatan tanah ini dilakukan di wilayah Sulawesi bagian dan tenggara…
Penelitian ini didasari oleh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terkeberadaan pada zona pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia yang menyebabkan adanya zona subduksi dan sesar busur belakang. Keberadaan zona subduksi dan sesar busur belakang inilah yang menjadi pemicu terjadinya gempa bumi di wilayah NTT. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis anomali udara bebas dan anomali Boug…
Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 25 Maret 2014 di Kabupaten Jayapura dijadikan sebagai acuan untuk mendeteksi prekursor gempa bumi. Gempa bumi dengan episenter 140,64˚BT dan 2,61˚LS dengan magnitudo 4,5 ml ini telah menimbulkan getaran yang cukup siginifikan dirasakan terutama oleh masyarakat yang bermukim di Jayapura yakni IV MMI. Data medan magnet bumi di Stasiun Geofisika Angkasapura J…