ABSTRAK Latar belakang dari penulis melakukan penelitian ini adalah peristiwa kebakaran hutan yang marak terjadi di Pontianak berdampak negatif pada aktivitas masyarakat. Hasil kebakaran hutan berupa asap dan gas yang terkumpul di atmosfer keberadaannya dipengaruhi oleh kondisi cuaca seperti suhu, tekanan, kelembaban, dan visibility. Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk melihat pengaruh…
ABSTRAK Siklon tropis Washi yang terjadi pada tanggal 15 sampai 19 Desember 2011 awal pembentukannya berada pada posisi 7°40’(7,7°) LU dan 127°30’(127.5°)BT di Samudara Pasifik sebelah Timur Filipina. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji dampak siklon Washi terhadap hujan di wilayah utara Kalimantan Timur dengan sampel sebanyak tiga tempat lokasi yaitu Lo…
ABSTRAK Siklon tropis Kirrily terbentuk pada awal pagi 27 April 2009 di Laut Arafuru atau pada posisi 6.5 LS dan 134.1 BT yang masih masuk dalam wilayah Republik Indonesia. Waktu hidupnya cukup singkat, karena tumbuh di lautan yang kurang luas dan banyak terdapat kepulauan sehingga hanya terbentuk menjadi siklon tropis berkategori satu. Kemudian siklon tropis ini melintasi kepulauan Aru…
ABSTRAK Pada awalnya pemodelan cuaca dikembangkan sebagai bahan penelitian, namun sekarang telah dikembangkan secara luas untuk prakiraan cuaca jangka pendek maupun jangka panjang. Secara umum penelitian masih dilakukan dalam skala meso dan belum mencapai skala lokal dan hasilnya kurang memuaskan. Untuk hal itu diperlukan kajian apakah model bisa melihat terjadinya cuaca ekstrem yang me…
ABSTRAK Pada tanggal 1 Agustus 2012 banjir melanda kota Ambon dan beberapa tempat di Pulau Seram, Provinsi Maluku hingga menimbulkan korban jiwa. Pada saat terjadinya bencana alam tersebut, terdapat pula kejadian siklon tropis Saola yaitu pada tanggal 28 Juli sampai dengan 3 Agustus 2012 yang berlokasi di samudera Pasifik sebelah timur Filipina tepatnya pada sekitar 14.5⁰ Lintang Utara,…
Tanggal 3 April 2013 terjadi curah hujan lebat ( curah hujan 110 mm dalam satu hari ) yang menyebabkan banjir di sebagian besar wilayah Putussibau. Variabilitas kondisi atmosfer pada daerah khatulistiwa yang tinggi mengakibatkan kesulitan dalam simulasi cuaca khususnya di Putussibau. Maka dari pada itu dibutuhkan model cuaca skala meso yang mampu mendekati kondisi atmosfer sesungguhnya. Salah …
ABSTRAK Siklon tropis merupakan suatu sistem badai yang dicirikan dengan adanya pusat tekanan rendah yang akan menghasilkan angin yang kencang dan juga curah hujan. Telah kita ketahui bersama bahwa Indonesia berada di daerah ekuator tepatnya pada 90 derajat bujur timur (BT) sampai 141 derajat bujur timur (BT) dan 6 derajat lintang utara (LU) sampai 14 derajat lintang selatan (LS). Hal ini …
ABSTRAK Wilayah Indonesia hampir tidak pernah dilintasi siklon tropis, tetapi daerah disekitar wilayah pertumbuhan siklon mendapat pengaruh tidak langsung seperti angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan lebat yang bergantung pada arah gerakan siklon tersebut. Keterkaitan kejadian siklon tropis dengan keadaan cuaca di daerah Sabu, dapat diketahui melalui nilai vortisitas relatif yang menunj…
ABSTRAK Curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang mempunyai peran penting di wilayah indonesia,khususnya Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki curah hujan yang tinggi setiap tahunnya. Hal ini tidak terlepas dengan fenomena global yang dipengaruhi oleh aktifitas atmosfer yang terjadi di Lautan Pasifik Ekuatorial. La Nina adalah fenomena alam yang memiliki skala global dan mempu…
ABSTRAK La Nina sebagai fenomena lautan-atmosfer skala global (Philander 1990) tidak selalu muncul dimuka bumi dengan intensitas kuat. La Nina akan memberikan dampak intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Indonesia. Kaitan La Nina dengan wilayah Maritime Continen Indonesia tidaklah selalu menghasilkan pengaruh yang sama di setiap tempat dan waktu tetapi bervariasi tergantung pada l…
ABSTRAK Indikasi terjadinya pemanasan global menjadi pembicaraan hangat oleh para ahli dan masyarakat sejak beberapa dekade terakhir. Adanya pemanasan global telah memberikan pengaruh pada meningkatnya suhu permukaan daratan dan lautan bumi. Dampak selanjutnya adalah meningkatnya kejadian cuaca ekstrim di alam seperti siklon tropis. Kajian dilakukan terhadap suhu permukaan laut yang meru…
ABSTRAK Begitu banyak fenomena global yang mempengaruhi pola perkembangan cuaca di wilayah indonesia, salah satunya adalah El Nino dan La Nina. Pada saat El Nino, Indonesia pada umumnya mengalami kekeringan sedangkan pada saat La Nina Indonesia mengalami musim hujan. Tingkat penurunan intensitas curah hujan saat El Nino dan peningkatan intensitas curah hujan saat La Nina tergantung dari …
ABSTARK Peristiwa El Nino/ENSO menyebabkan anomali pada berbagai unsur cuaca. Dalam laporan ini dipelajari tentang anomali suhu udara maksimum di Stasiun Meteorologi Serang selama terjadinya El Nino/ENSO yang berintensitas kuat, dengan tujuan untuk memperoleh indikator awal akan terjadinya El Nino/ENSO. Dengan cara membuat/menghitung anomali suhu udara maksimum di Stasiun Meteorologi Se…
ABSTRAK Begitu banyak fenomena global yang mempengaruhi pola perkembangan cuaca di wilayah Indonesia, salah satunya adalah El Nino. Pada kejadian El Nino, yang merupakan fenomena global dari interaksi laut dan atmosfer, terjadi pergeseran pusat sirkulasi Walker (pusat konveksi) dari daerah kolam hangat di utara Irian menuju ke wilayah lebih timur di Pasifik Tengah. Akibatnya wilayah benua marit…
ABSTRAK Kondisi curah hujan yang terjadi di Indonesia khususnya Propinsi Sulsel secara global sangat dipengaruhi oleh aktifitas atmosfer yang terjadi di daerah Lautan Pasifik Ekuatorial. Untuk mengetahui pengaruh El-Nino terhadap curah hujan bulanan di Propinsi Sulsel, dalam penelitian ini digunakan metode analisis keruangan ( Spatial Analysis ) berdasarkan sifat curah hujan bulanan. Dar…
ABSTRAK Begitu banyak fenomena global yang mempengaruhi pola perkembangan cuaca di wilayah Indonesia, salah satunya adalah El Nino. Pada saat El Nino, Indonesia pada umumnya mengalami kekeringan. Tingkat penurunan intensitas curah hujan saat El Nino tergantung dari tingkatan El Nino (kuat, sedang atau lemah). Namun karena posisi geografis Indonesia yang dikenal sebagai benua maritim, maka…
ABSTRAK El Nino sebagai fenomena lautan-atmosfer skala global (Philander 1990) tidak selalu muncul dimuka bumi dengan intensitas kuat. El Nino akan memberikan dampak kekeringan di wilayah Indonesia. Kaitan El Nino dengan wilayah Maritime Continen Indonesia tidaklah selalu menghasilkan pengaruh yang sama di setiap tempat tetapi bervariasi tergantung pada letek geografis, topografi, orogr…